Latest News


More

Masa Depan Adalah Sebuah Misteri

Ditulis oleh : Anonymous Pada : Thursday, September 19, 2013 0 comments
Anonymous
Tags :
 Semuaberita - Apapun yang akan terjadi di kehidupan besok masih lah merupakan sebuah misteri yang tidak akan pernah terkuak. Oleh sebab itu Kita dituntut agar waspada dan lebih bijaksana dalam mengelola waktu kita yang ada. Kita harus Ingat bahwa waktu tidak akan bisa diputar kembali.

Sekali waktu berjalan maka cukup kali itu saja moment tersebut akan berlangsung. Dan lihat Hasilnya di kemudian hari hanyalah tersisa penyesalan belaka.
Semuanya itu disadari oleh seseorang yang bernama John pada saat dia sedang termenung seorang diri, lalu ia menatap kosong keluar jendela rumahnya, Dengan susah payah ia mencoba untuk memikirkan mengenai pekerjaannya yang menumpuk dan Semuanya sia-sia belaka.

Sedikit cerita : Pada Malam itu, tepatnya 3 minggu yang lalu John membawa pekerjaannya pulang. karena Ada rapat umum yang sangat penting besok pagi dengan para pemegang saham. dan Pada saat John memeriksa pekerjaannya, Magy putrinya yang baru berusia 2 tahun datang menghampiri sambil membawa buku ceritanya yang masih baru.
Buku baru bersampul hijau dengan gambar peri yang lucu. lalu Dia berkata dengan suara manjanya,
''Papa lihat !"
John menengok kearahnya lalu berkata, " Wah, buku baru ya sayang ?"
''Ya Papa!" katanya berseri-seri, "Bacain dong !"
"Wah maaf sayang, Ayah sedang sibuk sekali, Ayah tidak punya waktu, jangan sekarang yah", ujar John dengan cepat sambil mengalihkan perhatiannya pada tumpukan kertas di depan hidungnya.
Magy hanya berdiri terpaku disamping John sambil memperhatikan tingkah laku ayahnya. Lalu dengan suaranya yang lembut dan sedikit dibuat-buat mulai merayu kembali:
''Tapi mama bilang Papa akan membacakannya untuk Magy".
Dengan perasaan agak kesal John menjawab: "Magy dengar, Papa sangat sibuk. Minta saja Mama untuk membacakannya."
"Tapi Mama lebih sibuk daripada Papa, " katanya sendu. 
" Lihat Papa,gambarnya bagus dan lucu."
" Lain kali Magy, sana ! Papa sedang banyak kerjaan." John berusaha untuk tidak memperhatikan Magy lagi.
Waktu berlalu, tetapi Magy masih berdiri kaku disebelah Ayahnya sambil memegang erat bukunya. Magy terdiam Lama sekali John mengacuhkan anaknya. Tiba-tiba Magy mulai lagi:
''Tapi Papa, gambarnya bagus sekali dan ceritanya pasti bagus! Papa pasti akan suka."
"Magy, sekali lagi Ayah bilang: Lain kali!" dengan agak keras John membentak anaknya.
Hampir menangis Magy mulai menjauh, "Iya deh, lain kali ya Papa, lain kali."
Tapi Magy kemudian mendekati Ayahnya sambil menyentuh lembut tangannya, menaruh bukunya dipangkuan sang Ayah sambil berkata : "Kapan saja Papa ada waktu ya, Papa tidak usah baca untuk Magy, baca saja untuk Papa. Tapi kalau Papa bisa, bacanya yang keras ya, supaya Magy juga bisa ikut dengar." John hanya diam.
Kejadian pada waktu 3 minggu yang lalu itulah sekarang yang ada dalam pikiran John. John teringat akan Magy yang dengan penuh pengertian mengalah. Magy yang baru berusia 2 tahun meletakkan tangannya yang mungil di atas tangannya yang kasar mengatakan dan mengatakan: "Tapi kalau bisa bacanya yang keras ya Pa, supaya Magy bisa ikut dengar."

karena itulah John mulai membuka buku cerita yang diambilnya dari tumpukan mainan Magy di pojok ruangan. Bukunya sudah tidak terlalu baru, sampulnya pun sudah mulai usang dan koyak.
John mulai membuka halaman pertama dan dengan suara parau mulai membacanya. John sudah melupakan kehidupan pekerjaannya yang dulunya amat sangat penting. Ia bahkan lupa akan kemarahan dan kebenciannya terhadap pemuda mabuk yang dengan kencangnya menghantam tubuh putrinya di jalan depan rumah. John terus membaca halaman demi halaman sekeras mungkin dengan cukup keras bagi Magy untuk dapat mendengar dari tempat peristirahatannya yang terakhir. Mungkin...

"Lakukan sesuatu untuk seseorang yang anda kasihi sebelum terlambat, karena sesal di kemudian waktu tidak akan ada gunanya lagi. Selagi masih hidup lakukan sesuatu yang manis untuk orang-orang yang kamu kasihi dengan waktu yang anda punya"
KOMENTAR ANDA

No comments: