Pasukan Arsene Wenger coba menggempur pertahanan Palace dari berbagai sisi. Tetapi mereka masih miskin dalam menciptakan peluang emas. Gaya permainan cepat dan terorganisir yang diperagakan Mesut Ozil dan kawan-kawan seakan sirna saat sudah memasuki kotak penalti kubu tuan rumah.
Crystal Palace coba mengandalkan serangan balik cepat. Hingga mereka beberapa kali mengancam gawang tim tamu yang dikawal Wojciech Szczesny. Namun babak pertama berakhir tanpa gol. Sesudah turun minum, kubu arsenal kembali mengambil kendali permainan. Hanya tiga menit berjalan mereka sudah mendapatkan hadiah penalti.
Playmaker Mikel Arteta yang ditunjuk sebagai algojo tanpa ampun berhasil menghujam gawang Palace yang dijaga oleh Julian Speroni. Kubu Arsenal belum berhenti membombardir pertahanan lawannya. Tampak lini tengah dengan mudah dikuasai oleh para pemain The Gunners seperti Aaron Ramsey, kemudian Mesut Ozil dan juga Gnabry.
Tetapi petaka terjadi saat Arteta diusir wasit menit 65. Karena kapten Arsenal itu dianggap melakukan penyikutan pada Chamakh. Main dengan 10 orang tentu mengubah irama permainan skuat asuhan Wenger. Namun kondisi demikian tak dimanfaatkan kubu tuan rumah dengan baik.
Dan satu-satunya peluang mereka hanya lahir dari Joel Ward di menit 74. Dimenit 87 lini pertahanan Palace akhirnya kedodoran. Melalui serangan yang dibangun lewat sisi kiri arsenal akhirnya bisa menambah keunggulan. Untuk kali ini yang mencetak gol adalah Olivier Giroud.
Punggawa kebangsaan Prancis itu berhasil menyudul bola hasil umpan pemberian Ramsey. Hasil 2-0 bertahan hingga laga usai. Dari tambahan tiga poin, kubu Arsenal kini masih bertengger di posisi puncak.

No comments:
Post a Comment